Pertamax Vs Premium: Pilih Sesuai Kompresi

PERTAMINA

Harga Pertamax dan Pertamax Plus melangit. Bagaimana pengguna motor Pertamax, khususnya Satria F150? Perlu nggak ya… ‘turun derajat’ nenggak Premium? Apa sih kelebihan dan kekurangannya?

Turun pangkat pakai Premium, tenaga pasti berkurang. Wajar, angka oktan keduanya beda. Pertamax dipatok 92-95. Sedang Premium di angka 82. Angka oktan menyatakan kandungan molekul iso oktan di bensin. Molekul ini yang menahan terjadinya ngelitik atau detonasi. Sehingga makin tinggi oktan, kuat terhadap kompresi tinggi. “Kompresi berbanding lurus dengan angka oktan. Kompresi wajib diimbangi oktan tinggi,” jelas Colin Latung, konsultan perminyakan dari URS Indonesia. Kesesuaian angka oktan dengan kompresi akan memperkecil kemungkinan terjadi gejala nggelitik. “Kalau tetap memaksakan motor dengan kompresi tinggi menggunakan oktan rendah, piston akan jebol. Biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar.”

Artinya, mengubah penggunaan Premium tergantung kompresi motor. Dalam kondisi estede, lihat saja spesifikasi teknis kendaraan yang dibikin pabrikan. Motor 4-tak lokal umumnya punya kompresi kisaran antara 9:1 sampai 9,3:1. Bahkan, motor 4-tak impor seperti Suzuki Satria F150 berkompresi 10,2:1. “Kalau ingin tidak mengalami detonasi, turunkan kompresi. Ganjal head silinder dengan paking yang lebih tebal,”

Konsekuensinya, tenaga motor akan melorot. Menurut Colin, tidak masalah. “Ini untuk penggunaan harian bukan balap,” tambahnya.
Tapi, bagaimana dengan mengoplos aditif octane booster. “Penambahan itu tidak signifikan. Sebab, kandungan kimia octane seperti Metil Cyclo Pentan Dienyl Manganis Tricarbonil (MMT) tidak akan besar mendongkrak angka oktan,” ungkap Colin.
Bagaimana dengan motor 2-tak. Umumnya, perbandingan kompresi lebih rendah. Jadi, pindah pemakaian Pertamax ke Premium nggak masalah. Kebutuhan motor 2-tak terhadap kriteria bahan bakar dianjurkan menggunakan Premium. Misal, kompresi Kawasaki Ninja-RR 7,2:1. Data Premium beroktan 82-92. “Cukup menyuplai kebutuhan motor berkompresi 7:1-9:1,” jelas Freddyanto Basuki, assistant manager service division, PT Kawasaki Motor Indonesia.
Memang, penggunaan Premium perlu diwaspadai. Soalnya, bahan bakar itu belum
bebas timbel (luar Jabotabek).

OKTAN INDONESIA LEBIH RENDAH


Angka oktan bensin yang beredar di Indonesia menurut Colin Latung lebih rendah dibanding dengan sejenis di negara lain. Sebab, kita menganut Research Octane Number (RON). Sedangkan di negara lain, misal, Malaysia menganut Pump Octane Number (POM). “Angka POM didapat dari penjumlahan RON dan MON (Motor Octane Number). Hasilnya dibagi dua,” jelas Colin.
Dengan demikian, kalau angka RON Pertamax dikonversikan ke POM sudah pasti angkanya turun. “Jadi kualitas bahan bakar kita memang tidak baik,” tambah Colin.
Kurtubi, pengamat bahan bakar yang juga bekerja di PT Pertamina ngasih solusi. Kompetisi penyuplai bahan bakar minyak harus dibuka. “Pemerintah harus membuka keran pemain baru. Di sisi lain, rakyat harus tetap dilindungi. Harga tidak diserahkan ke pasar, tapi ditentukan oleh pemerintah,” jelas Staf Pengajar Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonsia ini.

TES PREMIUM DAN PERTAMAX


Rasio kompresi motor, sangat menentukan dalam pemilihan bahan bakar. Em-Plus coba ngetes motor kompresi tinggi diberi perlakuan beda. Seperti Suzuki Satria F150 kompresinya 10,2 : 1. Pertama tes diisi Pertamax. Kemudian digeber keliling Jakarta pas jam macet. Dari pukul 15:50-16:30.
Kondisi berboncengan. Pengendara 70 kg dan boncenger 60 kg. Hasilnya mencapai jarak tempuh 64 km. Menghabiskan Pertamax 2.100 cc, atau 2 liter lebih 100 cc. Berarti bisa dicari pemakaian BBM-nya. Sekitar 30,5 km/liter.
Perlakuan kedua diisi Premium. Tentu setelah tangki dikuras. Dites sendirian alias tanpa boncenger. Berat pengendara 65 kg. Dites di Jakarta sekitar jam 10 pagi

Kesimpulanya, Pertamax lebih irit meski dengan beban berat. Sebab tidak ada detonasi dan menghasilkan tenaga gede. Beda dengan pakai Premium. Gas harus dipelintir abis mulu. Sehingga boros.

Perbandingan Angka Oktan dan Kompresi


Pertamax Plus
Oktan= 95
Kompresi= 10:1 – 11:1
Pertamax
Oktan= 92
Kompresi= 9:1 – 10:1
Premium
Oktan= 82
Kompresi= 7:1 – 9:1

Advertisements

33 thoughts on “Pertamax Vs Premium: Pilih Sesuai Kompresi

  1. iwan wibisana says:

    Kesimpulanya, Pertamax lebih irit meski dengan beban berat. Sebab tidak ada detonasi dan menghasilkan tenaga gede. Beda dengan pakai Premium. Gas harus dipelintir abis mulu. Sehingga boros.

    setuju mas…cuma di jakarta ini macet…gak perlu tenaga gede-gede kan ?

  2. aji49smakbo says:

    salut buat pertamax walaupun harga lebih tinggi tapi kualitas ga bohong. suprax125 kecepatan kira-kira 60 jarak 68 km ngisi 10rb(1,56L) bisa bertahan 2 hari beda dengan premium cuma sehari aja.

  3. titok says:

    bisa jelasin kualitas (tingkat oktan) premix gak bro?
    soale dulu motor pake premix,tenaga kerasa naek bgt (bahkan pertamax+ ja gak segitu2nya)..terus kenapa sekarang premix gak ada?

  4. Rapfy says:

    kalo misalkan pertamax dicampurin dgn premium dgn perbandingan 2:1 atau 3:1, apakah efek negativ pada mesinnya?
    thanks.

  5. x says:

    klo satria f trpksa pke premium krna d daerah q gda pertamax,kra2x bnr ga makex ga bleh d rpm tnggi spya ga mrusak mesin,mhon bantuanx ya

  6. bajul says:

    yang benar memang gunakan bbm sesuai dengan kompresi. kaya mio kurang pas kalau pake pertamax meski gak dilarang. soalnya kompresi mio 6.8:1 sama dengan ninja rr. btw postingan yang bagus.

  7. Kamaru says:

    Bro, kalo motor Pulsar 135 seharusnya makenya bensin apa ya? mengingat ini motor kan buatan india, shg harus pake pertamax ya?

  8. Samsul says:

    Mau Tanya kalau Jupiter MX baru bagusnya pakai Premuim atau Pertamax ya. Terima kasih sebelumnya

  9. Indra says:

    Gan..
    Ane Punya Motor F Baru 2 Bulan..
    Selama 2 Bulan Itu Ane Make Premium Gan,..
    Ane Mo Ganti Jadi Pertamax / Pertamax Plus..

    Bagus Nya Yg Mana Ya Gan Di Antara 2 Itu..

    And Ada Resikonya Gk Gan ??

    Need Tutor Nya Gan..

    Pliz Bgt ..

    Reply Ke Email Ane Gan..

    Stealh.Assassin@yahoo.com

  10. Indra says:

    Gan..
    Ane Punya Motor F Baru 2 Bulan..
    Selama 2 Bulan Itu Ane Make Premium Gan,..
    Ane Mo Ganti Jadi Pertamax / Pertamax Plus..

    Bagus Nya Yg Mana Ya Gan Di Antara 2 Itu..

    And Ada Resikonya Gk Gan ??

    Need Tutor Nya Gan..

    Please Bgt ..

    Reply Ke Email Ane Gan..

    Stealh.Assassin@yahoo.com

  11. yoyock says:

    kalau motornnya suzuki FU paling sedikit hrs pakai pertamax. Dijamin mesin akan bekerja sesuai spek pabrik dan gas buang bersih serta ruang bakar bersih dari kerak karbon.

  12. christian says:

    gan setau ane premium itu RON 88 deh bukan 82..
    cmiiw ya..
    klo di campur premium + ptamak plus gmn?
    kan 88 + 95 = 183 /2 = 91,5
    hasil oktan nya beda 0.5 aja dibwah pertamax..
    tp dari segi harga beda lumayan jauh apalagi klo utk motor dgn tangki besar,,

  13. ery says:

    saat pulang mudik pakai jupe z 2006, krn bensin habis, terpaksa ganti pertamax, kira2 jarak tepuh lebih kurang 100 km, motor ane mengeluar asap putih, apa ini gara2 pertamax gan?

  14. budi yuwono says:

    kalo pemerintah mau menggerakkan masyarakat perlahan lahan memakai pertamax yg tdk bersubsidi sebaiknya menambah lebih baik lagi oktan pertamax. maksudx agar lebih beda gtu dan terasa manfaatnya bagi kendaraan kita.

  15. juen_dhuro says:

    salam knl bos.klau komprensi 10:1 kop slinder fis r hrs di ptg brp mm.mf gk tw ngitung komprensi bos.klau bleh ksh rumusnya.krm ke email aq bos mksh bnyk

  16. ddayat says:

    yha masbro.. mmang kualitas pertamax/pertamax plus lebih bagus dari premium, sempat saya ngetes motor v-ixion make premium berjarak 72km(mudik lebaran) dan nguras bensin trus make xpertamax berjarak 72km(pulang lebaran), hasilnya pertamax lebih irit 1,5liter daripada premium dan tenaga motor saat make pertamax terasa ngisi bgt, beda jauh dgn premium.. 1 pertanyaan nih; v-ixion bagusnya make bensin apa?? trima kasih!

  17. ardan says:

    pake pertamax emang lebih irit masbro.
    MX ane pun jadi peminum setia 2 tahun ini. hehehee. buat touring apalagi, tenaganya lebih mantap.
    dulu pernah diminumin premium, memang agak beda sih menurut ane. 🙂

    tapi itu semua terserah masbro sekalian mau diminumin apaan.
    kalo mau sayang mesin yaa diminumin sesuai kompresi mesin kendaraan.

  18. kiwil says:

    Pulsar 135 kompresi 9,8 mas bro, memang kalo menurut aturan lebih ajib pake pertamax. Pake premium lebih murah tapi tenaga ketahan di rpm 8rebuan. Ane biasa pake bengsin total 95, tarikannya lebih ajib dari total 92 atau pertamax. Cobain dah total 95 atau pertamax nyang plus atawa shell super. Soal harga buat ane ga masalah, karena bengsin di tanggung kantor. mantaf dah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s